Tentang Kegagalan

"Bersyukurlah saat mengalami kegagalan. Itu artinya Tuhan sudah merespon usaha kita."

Quote itu gue dapetin dari sebuah pengalaman yang panjang dan pedih. Dulu gue sempat dicap sebagai manusia gagal oleh keluarga besar, pasca gue ketauan make narkoba, punya hutang di mana-mana buat judi, dan mengalami cacat fisik pasca kecelakaan. Banyak judgement yang muncul dari mulut orang-orang, dan rata-rata bisa bikin kuping gue berkunang-kunang. Kalimat yang sering nongol adalah,

"Orang cacat gini mah, gak mungkin jadi pegawai kantoran!"

"Ngapain kuliah? Ijazahmu nggak bakal berguna, karena tubuhmu sudah tak sempurna."

"Kamu sudah tidak punya masa depan. Bisanya cuma malu-maluin keluarga!"

Itu adalah titik di mana gue ngerasa kayak orang yang nggak punya siapa-siapa di dunia. Yang gue punya ya cuma diri gue sendiri. Bunuh diri? Sebagai cowok yang baru aja ngalamin masa puber, waktu itu gue emang sempat kepikiran ide gila semacam itu. Namun, saat gue inget masih ada nyokap yang berusaha mati-matian untuk ngobatin gue, gue jadi nyadar bahwa gue nggak perlu peduli dengan apa yang orang-orang katakan. Gue cuma harus fokus untuk tidak menanam lagi kekecewaan... di hati nyokap.

Saat itu juga, gue berpikir, betapa hancurnya hati nyokap, kalo setelah semua yang beliau korbanin, gue hancurin lagi dengan cara bunuh diri. Gue pun berpikir lagi, "Gue udah dianggap punya hidup yang hina, gue nggak mau lagi mati secara hina."

Sejak kejadian itu, gue bertekad untuk menjadi manusia yang lebih baik. Tujuan gue cuma satu. Membuktikan ke diri gue sendiri bahwa gue masih punya masa depan yang layak. Gue meyakinkan diri gue sendiri bahwa masa depan gue, gue sendiri yang nentuin, bukan ditentuin oleh omongan orang lain.

Sepuluh tahun berselang sejak kejadian hina itu, sekarang gue udah duduk di kursi kantor yang dulu gue rintis bareng sohib-sohib gue di Jakarta. Gue udah bisa ngelunasin semua hutang keluarga gue, gue udah bisa mencukupi kebutuhan-kebutuhan gue, dan yang terpenting, gue udah buktiin bahwa gue punya masa depan yang layak.

Gimana gue bisa di posisi sekarang? Bukankah dulu gue hampir nggak punya apa-apa?

Yap.. Dulu gue emang masih bukan siapa-siapa, dan nggak punya apa-apa. Tapi yang jelas, gue punya HARAPAN dan CINTA dari orang tua. Dengan berbekal dua hal itu, gue mampu berjuang mati-matian untuk merintis karier gue sendiri, tanpa peduli gimana jadinya nanti, yang jelas gue mau berdikari.

Buat lo yang ngerasa sempat jadi sampah, atau masih ngerasa sebagai sampah. Atau elo yang baru aja mengalami kegagalan, gue mau ngasih beberapa petunjuk yang mungkin akan mencerahkan.

1. Gagal di usia muda? Biasa.
Banyak teman-teman seusia gue dulu yang nggak berani mencoba sesuatu karena mereka takut gagal. Mereka takut salah. Mereka takut hancur. Padahal, menurut gue, usia muda adalah investasi yang paling berharga. Di usia itu, kita masih bisa melakukan segalanya. Kita masih bisa mencoba hal-hal baru tanpa ada kekhawatiran tentang hidup kita sendiri.

Beda kasus kalo misal sudah berkeluarga, sudah punya tanggung jawab untuk menafkahi istri dan mungkin anak, kita bakal lebih susah lagi untuk berusaha mencoba hal baru karena kita takut, bila salah langkah, anak istri nggak bisa lagi dapet nafkah. So, mumpung masih muda dan merdeka, kenapa lo takut gagal? Segala resiko atas kegagalan di usia muda, yang bakal nanggung cuma elo, bukan orang lain yang hidupnya sudah diletakkan di pundak elo.

2. Kalo nggak gagal, kita nggak belajar.
Mungkin banyak yang mikir, kegagalan adalah akhir dari segalanya, sehingga mereka takut mengalami kegagalan. Padahal, kalo kita mau mengubah mindset, kegagalan justru memberikan pelajaran. Setiap benda yang kita gunakan setiap hari, pastinya punya aroma kegagalan. Contoh simpelnya, telepon. Waktu menciptakan telepon, tak mungkin om Graham Bell langsung kebayang bentuknya panjang, bulat, ada speaker & micnya. Pastinya dia mencoba menciptakan telepon dari benda-benda yang masih sangat sederhana yang akhirnya mengalami kegagalan. Nah, dari setiap kegagalan itu, om Graham jadi tau, bahan-bahan apa aja yang kurang, sehingga telepon yang dia buat pun menjadi sempurna.

Contoh lebih simpel lagi, Ningsih pengin bisa masak untuk pacarnya, Supri. Karena dia mau belajar, dia pun berani untuk gagal. Dia mencoba untuk menggoreng ikan, tapi karena dia tidak tau berapa lama idealnya menggoreng ikan, akhirnya ikan itu malah menjadi fosil. Dari kegagalan itu, Ningsih jadi belajar bahwa dia tidak boleh menggoreng ikan selama 5 jam. Dia coba lagi menggoreng ikan selama 4 jam, ternyata ikannya masih gosong. Dia coba dan coba terus hingga dia tau ikan yang matang sempurna itu digoreng berapa lama. Nah, dari contoh-contoh itu, masih nggak percayakah elo bahwa pelajaran adalah anak dari kegagalan?


3. Gagal adalah tanda bahwa kita sudah berani berusaha.


Seperti Quote di pembuka tulisan ini, kegagalan itu adalah tanda bahwa Tuhan sudah merespon usaha kita. Bukankah kita harusnya senang, saat usaha kita udah direspon pihak lain? Bukannya lebih menyedihkan kalo usaha kita cuma berbuah kecuekan?

Dengan teori itu, maka seharusnya kita tidak perlu down di saat mengalami kegagalan. Kalo kita percaya bahwa Tuhan adalah yang menentukan keberhasilan kita, tentunya sebelum menentukan keberhasilan itu, DIA harus tau sudah sebesar apa usaha kita. Nah, dengan diberi kegagalan, artinya Tuhan sudah merespon usaha kita. Dan DIA perlu diyakinkan lagi tentang sudah pantaskah kita diberi keberhasilan?

4. Habiskan jatah gagal.
Gue selalu percaya, semua hal dalam hidup itu punya batas. Lautan yang luas pun punya batas, apalagi kegagalan. So, kalo kita sering mengalami kegagalan, yang perlu kita lakukan ya cuma terus berusaha dan berusaha aja. Habiskan juga jatah gagal kita hingga ke ambang batasnya. Nah, kalo jatah gagalnya udah habis, artinya yang kita punya tinggal apa? Keberhasilan lah.

Opini gue di atas bukan cuma isapan jempol mas-mas MLM. Gue udah ngalamin sendiri tentang "menghabiskan jatah gagal" itu. Dulu, taun 2008-2009, gue nyoba masukin naskah buku pertama gue demi mengejar impian gue sebagai penulis buku. Dan alhamdulillah, nggak langsung diterima. Naskah gue ditolakin penerbit-penerbit mulu, hingga kurang lebih 12 penerbit nolak naskah gue. Namun yang gue syukuri, sebagian dari penerbit yang nolakin naskah buku gue itu ngasih alasan kenapa mereka nolak naskah gue. So, gue jadi tau bagian mana yang kudu dibenerin dari naskah itu. Akhirnya, di percobaan mengirim naskah untuk yang ke 13 kalinya, naskah gue akhirnya diterima oleh salah satu penerbit besar lokal.

Apakah di situ gue udah dianggep berhasil?

Kalo dianggep berhasil menjadi penulis buku, sudah. Tapi kalo ditanya apakah sudah menjadi penulis buku sukses? Belom. Buku pertama gue itu cuma terjual sekitar 1000an eksemplar. Yang kalo diitung royaltinya, nggak bakal cukup buat bayar SPP kuliah. Tapi gue juga mengakui, pasar nggak bisa dibohongi. Tulisan gue di buku pertama gue itu emang masih menjijikan. So, dari kegagalan itu, gue vakum nulis buku selama 3 tahun untuk belajar menulis lagi dengan lebih tekun. Dan di tahun 2012, nongol deh buku kedua gue, SKRIPSHIT. Hingga saat ini, buku kedua gue masih banyak di pasaran dan sudah cetak ulang 8 kali. Di situ, gue udah ngerasa bisa mencapai impian gue untuk jadi penulis buku yang sukses di kenal oleh masyarakat. Gue pun lanjut nulis buku-buku lagi, dan lagi-lagi Tuhan ngasih kejutan. Buku terbaru gue RELATIONSHIT dibeli hak tayangnya oleh sebuah PH, sebulan setelah rilis. Yap.. RELATIONSHIT bakal diangkat jadi film di layar lebar, dan pak produser mempercayakan penulisan skenario ke gue sendiri. Bahkan, beliau "menyekolahkan" gue untuk menjadi penulis skenario. Yap.. Berawal dari blogger yang pengin jadi penulis buku, sekarang gue malah bisa jadi penulis skenario. Yeay!

Nah, dari fakta-fakta itu, masihkah kalian takut sama kegagalan?

Satu lagi yang perlu diinget.. Kalo kita selalu gagal ngedapetin apa yang kita INGINKAN, yakin aja Tuhan bakal menggantinya dengan hal yang memang kita BUTUHKAN. Karena yang diinginkan itu belum tentu bermanfaat, sedangkan yang dibutuhkan pastinya lebih bermanfaat.

Yap.. This is the end of the post. Kalo kalian mau sharing tentang kegagalan-kegagalan kalian, atau pengalaman tentang cara kalian survive dari kegagalan-kegagalan itu, silakan share di comment box ya! Thanks for reading. Semoga berguna.

Enam Alasan Gue Milih Sony Xperia Z2


Ceritanya kemarin gue lagi hunting hape di Mangga Dua. Nah, di sana ada ratusan atau bahkan ribuan smartphone. Gue suka heran, kenapa rata-rata hape yang dijual tuh buatan China ya? Mungkin ada ratusan merk hape yang berasal dari China. Gue ampe bayangin, jangan-jangan di China sana, orang punya pabrik handphone di rumah masing-masing yang bentuknya kayak pabrik kerupuk rumahan di Indonesia. Atau mungkin, orang-orang China sana, pada berkebun handphone di belakang rumah?

Nah, di saat gue bingung dan linglung karena terlalu banyak pilihan, dan gue bener-bener pengin sebuah smartphone yang nggak biasa, tahan banting, dan nggak lemot serta canggih, tiba-tiba turun seorang kokoh-kokoh bermata sipit dari plafon. Dia memakai kostum yang mirip banget sama mbah Dumbledore di film Harry Potter. Seakan dia mengerti kebingungan gue, dia pun mengucapkan sebuah kalimat, "Anak muda.. Ikutilah saya.."

Seakan dihipnosis, gue pun mengikuti kokoh-kokoh itu berjalan menyusuri lorong yang berisi kios hape di kanan dan kiri. Lalu, kami berjalan lagi melewati lorong, menyeberangi jembatan, dan masuk ke dalam hutan. Di dalam hutan, kami menemukan sebuah gua yang dijaga oleh Bunda Dorce. Setelah gue perhatiin, ternyata itu cuma poster Bunda Dorce yang berukuran 2 meter.

Kami pun memasuki gua itu, di dalam sana, ada banyak lampu-lampu yang berkedip-kedip. Namun ada satu bagian dari gua itu yang sangat terang lampunya. Gue pun mendekati cahaya terang itu, di sana, gue melihat sebuah handphone tipis, mengkilap, dan berwarna hitam.



"Itu adalah Sony Xperia Z2!" Kokoh-kokoh tadi menepuk pundak gue.

"Apa kehebatan dari handphone ini, Koh?" Gue menggaruk-garuk dagu gue karena masih belum mengerti.

"Ada banyak keunggulan handphone ini dibandingkan handphone lain di dunia! Dan hanya orang-orang terpilih yang bisa memilikinya." Kokoh-kokoh tadi mengatakan kalimat itu dengan penuh percaya diri.

"Apa saja itu, koh?!" Gue semakin penasaran. Lalu kokoh-kokoh itu menyodorkan gulungan yang sepertinya terbuat kulit manusia. Kenapa gue tau itu kulit manusia? Soalnya ada bagian dari gulungan itu yang masih ada bekas sengatan knalpotnya. Kemungkinan itu kulit diambil dari bagian betis tukang ojek. Gulungan yang diberikan itu sudah diukir tulisan-tulisan yang kalo diperhatikan mirip banget sama brosur-brosur smartphone di mall-mall.

Sony Xperia Z2 Spec:

Benar-benar spek monster

Selain spesifikasi di atas, gue pun berkesempatan buat ngecek-ngecek beberapa fitur andalan dari Sony Xperia Z2. Dan ini adalah 6 fitur yang gue suka dari smartphone ini:

1. Layar Super Keren
Sony Xperia Z2 memiliki layar berukurang 5,2 inch dengan resolusi 1,920 x 1,080 pixels. Tipe displaynya adalah Triluminos LCD dengan 16.7 juta warna. Ditambah lagi Bravia Engine 3 yang bikin layar handphone ini bisa menampilkan gambar maupun video yang luar biasa halusnya.


Foto perbandingan antara layar yang biasa dipake di smartphone, sama layar Triluminos. Jelas beda banget warna dan detailnya. Layar Sony Xperia Z2 memang terlihat jauh lebih "nyata".

2. Kamera Yang Bukan Cuma Fitur Tambahan
Kamera handphone dengan resolusi 8 Mega Pixel? Biasa ajah.. Sony Xperia Z2 memiliki kamera dengan resolusi hampir 21 Mega-pixel, tepatnya 20,7 Mega-pixel. Wow.. Dengan ukuran resolusi segitu, efeknya makin buanyak detail gambar yang bisa tertangkap oleh sensor kameranya. Hasilnya? Gambar yang diambil bakal makin jernih. Apalagi dengan fitur steady shot yang sudah disematkan di handphone ini, gambar yang diambil bakal makin oke meskipun diambil saat sedang terburu-buru sambil mengejar moment yang pas.

Ini beberapa contoh hasil foto indoor tanpa flash, mode super auto dengan penerangan lampu belajar.



Kalo ini hasil foto outdoor di sore hari dengan mode Super Auto. Nggak perlu nyetting apapun:


Klik aja masing-masing foto di atas untuk melihat kualitas aslinya.

Itu baru kamera yang buat photo. Untuk perekam video? Sony Xperia Z2 mendukung perekaman video 4K! Sebuah fitur yang belum ada di handphone lain dalam sejarah. Hasil video yang direkam oleh Sony Xperia Z2 memang sangat smooth dan terlihat seperti diambil oleh kamera profesional. Untuk hasil rekamannya, kita lanjut dulu ke point 3.

3. Bersahabat Dengan Air
Gak percaya? Cek video hasil perekaman menggunakan kamera Sony Xperia Z2 ini:


Udah liat video di atas? Yap. Sony Xperia Z2 memang bisa digunakan meski di dalam air, baik untuk merekam video maupun memotret.

Bahkan, baru-baru ini, dikabarkan sebuah smartphone Sony Xperia Z2 ditemukan tenggelam di dalam laut selama 1,5 bulan, dan masih bisa digunakan secara normal. Nih beritanya, KLIK DI SINI. Sangar kan?!

4. Baterai Monster
Android dikenal sebagai device pemakan baterai paling sadis. Biasanya, hape-hape android rata-rata cuma kuat dipake selama 4-5 jam nonstop. Tapi Sony Xperia Z2 memiliki baterai dengan ukuran monster, 3,200mAh tipe Li-ion. Ditambah lagi, Sony menyematkan banyak fitur canggih buat menghemat penggunaan baterai. Yang paling sering gue pake adalah Stamina Mode.



Menurut pengalaman gue, nih hape kuat gue pake nonstop selama 7 jam lebih buat main game maupun buat gue gunain sebagai GPS di mobil. Ingat, ini kalo dipakai dengan keadaan display nyala nonstop & hardcore usage loh. Kalo penggunaan wajar, baterainya bisa bertahan seharian lebih lah.

5. Konektivitas Entertainment Oke
Konektivitas yang mumpuni bener-bener menjadi syarat yang harus dipenuhi bagi smartphone zaman sekarang. Soalnya, secanggih apapun sebuah smartphone, kalo susah buat disambungin ke mana-mana, fiturnya bakal banyak sia-sia. Nah, Sony Xperia Z2 punya banyak banget fitur konektivitas yang mumpuni, seperti: Bluetooth, NFC, MHL, USB OTG, WiFi Direct, DLNA, Miracast, FM radio.

Dari semua fitur konektivitas itu, favorit gue adalah Bluetooth, MHL, dan USB OTG. Kenapa? Karena dengan MHL, kita bisa menyambungkan nih hape ke kabel HDMI TV sehingga apa yang muncul di layar hape, bakal muncul juga di TV, terus bluetoothnya bisa kita sambungin ke Bluetooth Mouse, Bluetooth Keyboard, Bluetooth Headset, maupun Bluetooth Joystick SECARA BERSAMAAN!

Favorit gue, kalo di rumah, gue make Sony Xperia Z2 ini sebagai semacam pengganti komputer dan konsol game. Gak percaya? Nih liat:


Maen Dead-zone online pake Sony Xperia Z2 + HDMI MHL + TV + Moga Bluetooth Joystick.

Jadi gak perlu beli PSP lagi. :D

6. Smart-band
Pengin tahu setiap hari lo sukses bakar berapa kalori? Atau pengin tahu setiap hari lo udah jalan kaki berapa langkah, bepergian seberapa jauh, ngegame seberapa lama? Bisa banget di-tracking sama nih gadget baru pasangan dari Sony Xperia Z2, namanya Sony Smart-band.

Nih alat bentuknya kayak gelang gaul biasa, tapi dia punya banyak sensor gerak yang mampu menghitung data-data aktivitas kita sehari-hari.


Nah, data-data itu nantinya bakal dikirimkan ke Sony Xperia Z2 dan akan muncul di aplikasi LifeLog. Dengan aplikasi ini, kita bakal tahu seberapa sehat gaya hidup kita. Asik kan?

Nah, itu baru beberapa dari kesaktian Sony Xperia Z2, masih ada banyak lagi fitur unggulan lain yang bisa kalian cari sendiri di jagad internet.

Pake nih hape, ketampanan gue naik 69%

Intinya sih, dari 6 point di atas, gue tergerak buat milih Sony Xperia Z2 sebagai handphone andalan gue untuk berinteraksi dengan teman-teman, maupun menikmati hiburan di mana aja! Soalnya gue adalah tipe orang yang haus hiburan, suka teledor kalo naroh hape, dan beberapa kali hape gue mati kecemplung air. So, Sony Xperia Z2 bener-bener sudah bisa memenuhi kebutuhan entertainment dan konektivitas gue sehari-hari.

Kalo lo, suka fitur-fitur di Sony Xperia Z2 yang mana aja? Share di comment box dong! :D

Evo Magz: Template Blogger Keren Responsive & SEO Friendly

Halo.. sahabat Blogger apa kabar? Blogger Peer kembali lagi setelah lama menghilang tentunya dengan desain dan tampilan yang baru. Terima kasih selama ini telah berkunjung ke blog ini dan mohon maaf kalau komentar anda semua tidak sempat saya balas, karena kesibukan saya dalam pekerjaan dan waktu istirahat sedikit jadinya untuk nyalurin hobby untuk nge-blog juga sedikit. Okey.. sesuai dengan judul post ini Evo Magz: Template Blogger Keren Responsive & SEO Friendly adalah template yang saya pakai di bloggerpeer.blogspot.com sekarang, kenapa saya memakai template Evo Magz? karena saya sangat suka dengan tampilan elegan, simple, fast loading, SEO friendly dan responsive dari Evo Magz Blogger magazine theme ini. Saya banyak ketinggalan dari teman-teman Blogger yang lainnya dalam perkembangan dunia Blog dan SEO, apalagi sekarang menggunakan template HTML5, menerapkan Schema.org markup dan responsive design adalah hal yang sangat direkomendasikan oleh semua search engine termasuk Google yang tentunya sangat berpengaruh positif pada perkembangan SEO pada blog (Onpage SEO) dan agar bisa terindeks cepat oleh search engine dan juga agar mobile friendly karena sekarang ini hampir 75% orang-orang menggunakan internet dengan mobile ataupun tablet. Mungkin ada yang bertanya kenapa template yang dulu saya ganti? dan kenapa tidak di-edit saja sendiri agar bisa responsive? padahal template itu tampilannya lumayan bagus, jawabannya adalah sederhana template saya yang dulu tidak memakai HTML5, tidak responsive, tidak memakai Schema markups dan juga skill saya dalam hal designing dan waktu untuk meng-edit terbatas makanya saya memakai template yang langsung jadi dan tinggal memasang saja, cuman saya hanya merubah sedikit tampilan sidebar dan merubah form komentarnya memakai versi comments form dari Adhy Suryadi www.kompiajaib.com

Evo Magz Blogger Template

Evo Magz adalah template yang dibuat oleh Mas Sugeng, salah satu Blogger Indonesia yang template hasil karyanya banyak dipakai oleh para Blogger. Dibawah ini adalah beberapa fitur dari Evo Magz Blogger Template ini

Fitur-Fitur Evo Magz Template - SEO Friendly Responsive HTML5 Blogger Theme

  • 100% Responsive
  • Custom Mobile Template
  • SEO Optimized
  • Ad and AdSense Optimized
  • Fully Customizable
  • Font Awesome
  • Breadcrumb
  • Auto Readmore
  • Related Posts
  • Share Buttons
  • Tab View Widget
  • Recent Post Widget
  • Numbered Page Navigation
  • Back to Top button
  • Custom Error page
  • Facebook Comments
  • and much more

Demo bisa dilihat di blog ini atau klik disini

Nah bagi anda yang ingin memakai template Evo Magz ini silahkan kunjungi blog-nya Mas Sugeng di www.mas-sugeng.com

Beberapa Tipe Pengguna Jalan Yang Menyebalkan

Kemarin gue lagi jalan menuju kantor, terus di depan gue ada bapak-bapak yang nampol kepala anaknya gara-gara si anak ngejatuhin sendal yang dia pakai saat sedang diboncengin. Karena posisi gue ada di belakang mereka, gue pun ngambilin sendal yang jatuh itu. Sendal itu gue kasih ke si bocah, terus gue mencoba menegur bapak yang tadi mukulin kepala anaknya gara-gara hal sepele tersebut.

“Pak.. Jangan main tangan ah.. Apalagi kepada anak kecil.” Gue memegang pundak bapak itu, lalu gue melanjutkan. “Lihat.. Anak anda menangis sesenggukan. Anda tahu kenapa?”

Bapak itu hanya menggelengkan kepalanya dengan tatapan penasaran. Gue kembali ngomong. “Anak ini menangis, karena dia berfikir anda sebagai orang tuanya adalah tempatnya untuk berlindung dari segala masalah di dunia. Bapaklah yang menjadi jagoannya. Tapi, di saat bapak memukulnya, bukan tubuhnya yang tersakiti, namun kepercayaannya kepada bapak lah yang tersakiti dan hancur. Dia ketakutan, karena dia merasa tidak ada lagi yang mau melindunginya di dunia ini.”

Mendengar kalimat gue, bapak itu diam sesaat, tatapannya kosong. Lalu, dia mengarahkan pandangannya kepada anaknya, terus ke arah gue. Ekspresinya berubah, diapun menjawab, “Nggak usah sotoy! Ini bukan urusan lo!”

Bapak itu segera menyalakan motornya, lalu pergi meninggalkan gue. Gue… Nangis sesenggukan di pinggir jalan.

Yap.. Pengalaman di atas ngingetin gue tentang banyak jenis pengguna jalan. Tapi, yang mau gue bahas sekarang adalah tipe pengguna jalan yang menyebalkan. Mau tau apa ajah? Atau mungkin elo masuk salah satu jenis orangnya? Cekidot:

1. Trotoarman

pic inilah.com

Pernah gak lo, lagi jalan di trotoar, terus dari belakang ada suara klakson nyuruh kita minggir?

Ya, kelakuan tak beradab itu adalah kelakuan trotoarman. Meraka suka naikin kendaraan di trotoar yang notabene adalah hak pejalan kaki, demi menghindari kemacetan di jalan beraspal.

Orang kayak gini, menurut gue nggak berhak buat teriak “Anti korupsi!”. Ngapain dia protes sama orang yang suka ngembat duit rakyat, kalo dia sendiri suka ngembat hak sesama pengguna jalan?

2. Nyolotman
Gue pernah nabrak seorang pengendara motor. Mobil gue bumper depannya pecah, motor itu nyungsep di pembatas jalan bersama pengendaranya. Beberapa saat kemudian, si pengendara motor itu ngamuk-ngamuk dengan mengeluarkan kata-kata kotor seperti, “Amoeba! Karang gigi! Urine! Noda kerah baju!” Dll.

Intinya, tuh pengendara motor merasa dia benar, dan gue salah. Padahal, gue lagi berkendara di jalur searah, dan dia berkendara di jalur yang sama sambil melawan arah. Keren kan, pengguna jalan kayak gini? Gue ampe mikir, tahu aja ada isinya, masa’ kepala dia enggak?

Nah, beberapa lama kemudian, dia masih ngomel-ngomel, yang ujung-ujungnya dia minta ganti rugi. Gue mulai gedheg dong.. Dia yang ngelanggar aturan, kok gue yang dimintain ganti rugi?!

Akhirnya gue ambil hape gue dari kantong dengan kalem, terus gue buka aplikasi kamera. Gue foto deh bekas ban motor yang tergerus aspal karena direm mendadak, gue foto juga motor yang masih nyungsep di pembatas jalan itu. Terus gue ngomong, “Foto ini, adalah bukti yang cukup kuat buat dibawa ke kantor polisi. Anda yang melanggar jalur searah ini, jadi polisi pastinya tahu siapa yang layak dihukum. Sampe ketemu di pengadilan!”

Abis gue bilang gitu, pengendara motor itu ekspresinya nggak nyolot lagi. Mendadak dia jadi super ramah, kayak pegulat yang abis diinfus hormon esterogen. Endingnya, dia minta damai tapi dia nggak punya duit buat benerin bumper mobil gue. Jadinya, gue sita KTP-nya sampe dia punya duit yang cukup buat benerin apa yang dia rusakin. Ditambah lagi, motor dia juga rungsek nggak karuan. Gue nggak mau kasian, karena orang kayak gini emang harus dikasih pelajaran. :’)

3. Zebracross-man

pic Tribunnews

Sejak gue pindah ke Jakarta, ngeliat pemandangan orang nunggu lampu merah jadi lampu hijau di area zebra cross, bukanlah hal yang aneh. Bahkan, kadang mereka nunggu lampu hijau sambil berhenti melewati lampu lalu lintasnya. Kalo gitu keadaannya, gue penasaran, gimana mereka bisa liat lampunya udah ganti warna atau belum?!

Para penikmat zebracross ini menurut gue termasuk kriteria pengguna jalan yang ngeselin. Sama ngeselinnya dengan trotoar-man, yang intinya suka ngembat hak pengguna jalan lain. Kalo dibiarin terus, mungkin kelak mereka akan makin keterlaluan. Mungkin kelak mereka bakal nunggu lampu merah sambil mendirikan tenda di zebra-cross. Jangan jadi pengguna jalan yang begini ya.

4. Ibu-ibu desperate
Lampu sein kedip-kedip yang kiri, begitu kita sudah ngambil jalur kanan untuk menghindari, tau-tau dia belok kanan. Hal kayak gitu adalah salah satu terapi jantung yang diberikan secara gratis oleh ibu-ibu desperate pengguna jalan. Itulah kenapa, gue nggak mau percaya lagi sama lampu sein dari motor yang dinaiki ibu-ibu. Soalnya kalo ibu-ibu naik motor, yang tau dia bakal ke mana itu cuma dia sendiri dan Tuhan.

Selain lampu sein ngaco, kadang ibu-ibu semacam itu suka naik motor secara pelan, tapi ngambil jalur tengah. Mana kalo diklaksonin, dia nggak peduli. Dia nggak bakal nyadar kalo ulahnya yang berkendara pelan dan di tengah jalan itu sudah bikin macet Jakarta-Bogor.

5. Gerombolan si Berat
Biasanya di jam pulang sekolah, gue nemuin pengguna jalan yang naik sepeda kayuh ataupun sepeda motor yang berkendara secara bergerombol 4 sampai 5 orang dalam 1 baris. Kelakuan kayak gini yang bikin jalanan penuh dan orang-orang di belakang mereka tidak bisa mendahului. Mending kalo abis diklakson mereka mau nyingkir. Malah kadang mereka cuek-cuek aja. Gue sampe berfikir pengin banget kapan-kapan gue di belakang mereka sambil mengendarai Stom. Jadi kalo gue klakson mereka nggak nyingkir, langsung gue giles tanpa rasa bersalah.

6. Anti-seatbelt
Kadang gue kesal sama teman yang gue ajakin jalan pake mobil, tapi dia nggak mau make sabuk pengaman. Bukannya kenapa-napa, yang namanya nasib, siapa yang tahu?

Secara mereka pergi sama gue, naik mobil bareng gue, dan gue yang nyetir, tentunya keselamatan mereka adalah tanggung jawab gue. Nah, kalo ampe kecelakaan, terus yang nggak make sabuk pengaman itu terlontar dari jok dan melesat menembus kaca depan hingga terlempar sampe Zimbabwe, gimana?

Sayangnya, berdasarkan survey yang dilakuin sama Toyota, terbukti bahwa cuma 25% orang di Asia Tenggara yang mau menggunakan sabuk pengaman di kala sedang berkendara mobil. Sedangkan, angka kematian pada kecelakaan mobil, banyak ditambahkan karena pengendara tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara. Padahal untuk menggunakan sabuk pengaman, mereka tak perlu menghabiskan waktu lebih dari 5 detik. Mereka lebih milih ngorbanin nyawanya dibanding 5 detik waktunya untuk make sabuk pengaman? Aduh.. Sayang banget.

Oke.. Keresahan tentang penggunaan sabuk pengaman itu ada baiknya segera kita tuntaskan. Kita bikin orang-orang merasa tertarik buat make sabuk pengaman yuk! Bikin orang-orang nyadar bahwa make sabuk pengaman itu gaul, dan nggak make sabuk pengaman itu alay!

Caranya gimana, Al?

Gini.. Lo tau seatbelt pads gak? Itu loh, lapisan empuk di sabuk pengaman yang gunanya untuk jadi bantalan seatbelt di bagian pundak dan dada. Ini deh gambarnya:



Nah, coba lo desain seatbelt pad hasil imajinasi lo sendiri. Bikin yang lucu, yang keren, yang kreatif, yang bikin orang pengin make seatbelt terus, meskipun sedang buang air besar. Boleh lo gambar pake doodle, photoshop, maupun crayon, yang penting ntar bisa dijadiin file .jpg

Kok disuruh ngedesain ginian buat apa, Al?

Jadi ada 2 manfaat lo ngedesain seatbelt pads ini. Yang pertama, kalo desain lo keren dan bikin orang-orang pede buat make seatbelt, artinya lo udah bisa bantu nyelametin nyawa mereka. Selain itu, lo bisa dapet iPad Air 32GB!

Wow!! iPad Air?! Kok bisa?!

Gini, jadi Toyota lagi bikin kontes seru bagi para kreatif muda kayak lo. Namanya Toyota Seatbelt Pads Contest:


Intinya, lo cuma diminta bikin desain seatbelt pads yang oke. Kalo udah, tinggal submit deh ke webnya. Bebas lo mau garap pake corel, photoshop, doodling, yang penting jadi. Kenapa harus ikut kontes ini? Karena caranya gampang, nggak ngabisin banyak waktu, terus mampu meningkatkan awareness orang-orang tentang keselamatan berkendara, dan hadiahnya keren-keren. Ikuti 3 step ikutan kontes ini:

- Kalo udah, tinggal upload hasil kreasi lo itu di sana
- Terus ajak teman-teman buat ngevote karya lo.

Hadiahnya seru-seru loh! Nih:


Ada iPad Air 32GB, & 10 seatbelt pads karya lo sendiri.

Nah, iseng-iseng berhadiah dan bermanfaat nih guys! Nggak perlu susah payah nabung, bisa dapet gadget keren!! Yuk gabung! Gue juga udah bikin desain seatbelt sendiri nih, bantu vote dong, lumayan kali aja gue dapet iPad.


Nah.. This is the end of the post. Semoga lo nggak masuk satupun dari beberapa tipe orang yang menurut gue nyebelin di jalan tadi. Btw, sebagai pengguna jalan, lo sering nemuin yang mana? Share di comment box ya! :D

Kenapa Memilih Untuk Sendiri?

Gue punya temen, namanya Supri. Di usianya yang sudah menginjak kepala tiga itu, dia masih hidup sendiri. Tapi gue nggak ngeliat dia kesepian, gue nggak ngeliat dia galau, yang gue liat dia selalu ceria. Setiap pulang dari kantor, dia suka menari-nari di depan pintu kamar sebelum dia menusukkan kunci ke gagang pintu. Kadang dia nari balet, kadang dia breakdance, dan terakhir gue liat dia melakukan tarian pemanggil hujan, dia kesamber petir.

Gue sempet kepikiran kok bisa dia tetap selalu ceria di saat usianya sudah cukup matang untuk berkeluarga, namun dia tidak memiliki kehidupan asmara?

Sebagai teman yang baik, gue mencoba untuk menjadi manusia. Ya, manusia yang bisa berkomunikasi dari hati ke hati. Gue nggak mau nanyain ke orang lain tentang Supri yang mungkin akan berujung gossip. Gue milih untuk langsung nanyain ke orangnya.

"Pri.. Kok lo bisa tetep ceria terus sih meskipun elo jomblo?" Gue nanya ke doi sambil nyemir ban motor gue.

"Ha? Tumben lo tanya beginian?" Supri yang sedang sibuk nyedotin uap bensin dari tangki motor gue pun mendadak mengalihkan perhatiannya ke arah gue.

"Hehe.. Abisnya gue penasaran sih.. Kok elo jomblo tapi enggak melo?" Gue masih ngelanjutin nyemir ban motor pake semir sepatu.

Dengan mata yang agak merah karena mabok bensin, Supri menjawab sembari bertanya, "Emang melankolis, sendu, sedih, itu sifat yang harus dimiliki oleh jomblo ya?"

"Yang gue denger sih biasanya gitu." Gue menjawab dengan nada datar karena gue sendiri kurang yakin dengan jawaban gue.

"Haha! Apa yang lo denger, apa yang lo liat, nggak mutlak harus lo ikutin kan?"

"Maksudnya?!" Gue makin bingung dengan pertanyaan Supri.

Supri pun duduk jongkok di samping gue, lalu menepuk pundak gue dan bertanya, "Pernah gak lo ngeliat ilalang tumbuh sendirian? Indah?"

Gue menggelengkan kepala.

"Pernah gak lo make sebatang lidi buat nyapu? Bersih?"

Gue kembali menggelengkan kepala, "Tidak."

"Pernah gak lo nyoba buat boker rame-rame? Nyaman? Tidak." Supri mengakhiri rentetan pertanyaannya dengan cara dia jawab sendiri.

"Gue masih belum paham." Gue ngucapin kalimat itu sambil minum paracetamol karena mulai sakit kepala dengan kalimat-kalimat Supri.

Supri kembali berdiri, membuka tangki bensin motor gue, lalu menghirup uapnya dalam-dalam. Dia pun kembali menjelaskan, "Gini.. Hidup itu punya banyak fase untuk kita jalani. Ada fase yang memang bisa dinikmati sendirian, karena tidak bisa dilalui dengan orang yang tidak tepat. Ada pula fase hidup yang memang cuma bisa dinikmati bukan sendirian. Analoginya kayak ilalang, meskipun dia tidak indah kalo dia berdiri sendiri, dia akan lebih tidak indah kalo dia berdiri ramai-ramai dengan lidi. Kenapa? Karena tidak cocok. Ketidakcocokan akan menciptakan ketidakharmonisan. Tidak perlu dipaksakan."

Gue mengangguk perlahan, merasa mengerti, tapi masih perlu penekanan. Supri melanjutkan, "Dan saat ini, gue lagi jadi ilalang itu. Gue sedang tumbuh sendiri, di sekitar gue nggak ada ilalang lain yang bisa diajak untuk tumbuh bersama. Jadi, buat apa gue maksa untuk berdiri dengan lidi hanya agar terlihat tidak sendiri? Hasilnya tidak akan indah, kan?"

Di titik itu, gue mulai paham apa yang Supri maksud. Dia memilih sendiri karena dia belum bisa menemukan orang yang nyaman di sekitarnya untuk tumbuh bersama. Dia belum menemukan ilalang lain sepertinya.

Oke, di postingan kali ini, gue mau nyoba untuk membahas tentang beberapa alasan orang yang memilih hidup sendiri. Here they are:


Belum ada yang cocok
Banyak orang memakai alasan ini saat memilih untuk sendiri. Memang ini alasan yang masuk akal, karena memaksakan diri untuk menciptakan hubungan dengan orang yang tidak tepat, cuma akan membuang waktu. Ya, kita tahu bahwa hubungan itu akan gagal, tapi tetap dipaksakan untuk berjalan. Akhirnya, seberapa lamapun kita bertahan, endingnya waktunya akan terbuang karena ketemu juga dengan kegagalan.

Namun alasan belum ada yang cocok ini kadang menjebak orang yang memilih untuk sendiri. Karena sudah terlalu lama sendiri, akhirnya dia susah untuk percaya dengan orang lain lagi. Sehingga saat PDKT, tanpa sadar dia tak nyaman untuk membuka hati maupun berbagi isi hati. Akhirnya, gebetan pun bakal mikir dia nggak asik, dia pun nggak bakal mikir gebetannya nggak asik. Gagal deh. Akhirnya dia nggak pernah ketemu dengan orang yang cocok.

Trauma
Pernah ngejalanin hubungan yang sangat menyenangkan dengan seseorang. Hingga dia pun mempercayakan masa depannya kepada orang itu. Di saat dia sayang-sayangnya, ternyata orang yang dia percaya itu pergi gitu aja ninggalin dia. Dia pun kapok untuk percaya dan sayang sama orang lagi, sehingga dia memilih untuk hidup sendiri.

Biasanya sih cewek yang lebih mudah trauma. Soalnya cewek akan malas untuk PeDe lagi sama orang baru, nunjukin hal-hal yang dia sembunyiin kepada orang baru, atau kenalan lagi sama keluarga baru. Siklus itu adalah siklus yang cukup berat buat cewek, soalnya pada dasarnya mereka adalah makhluk yang pemalu, tidak seterbuka cowok. Mereka cuma mau melakukan hal-hal itu kepada orang yang bener-bener mereka percaya. Tapi ya gitu deh.. Membangun kepercayaan itu tak sesusah mempertahankan kepercayaan. Namun yang lebih berat lagi adalah mengembalikan kepercayaan.

Tapi, menurut gue, hidup memang seperti itu. Kita harus tahu rasanya kecewa, agar kita tahu bagaimana cara menjaga saat dipercaya. Kita tidak boleh terjebak dalam trauma. Mungkin ini klise, tapi kalo kita terjebak di masa lalu, bagaimana mungkin siap menerima masa depan yang lebih indah? Kalo kita selalu terduduk jongkok setelah dikecewakan dunia, bagaimana kita bisa mencapai jalan menuju surga?

Terjebak Me-time
Ini alasan yang sebenernya gue banget. Gue adalah tipikal orang yang kadang lebih nyaman di saat sendiri. Gue kadang nggak suka berada di keramaian. Kadang gue menemukan kedamaian dalam sepi. Bahkan, gue bisa merayakan kemerdekaan gue dalam sepi dengan cara pake kolor doang seharian di kamar gue yang gue tutup.

Terlalu lama melakukan rutinitas itu bikin gue males ketemu orang baru, males melakukan hal-hal baru, dan ntah kenapa gue nggak bosen sepanjang weekend diisi dengan estafet nonton film dan nulis postingan baru. Gue takut kalopun ada yang nyoba deket, dengan kebiasaan gue yang macam ini, dia nggak bakal ngerasa nyaman karena mungkin itu adalah kegiatan yang membosankan.

Ntah kenapa, makin tua usia gue, gue ngerasa semakin mengenal dunia dan manusia. Susah mencari orang yang benar-benar bisa dipercaya, susah membedakan orang yang benar-benar peduli, dan susah menemukan orang yang benar-benar tulus. Teman yang dulu akrab banget, dengan alasan finansial, bisa pergi. Teman yang dulu sehati, karena urusan karier bisa mencaci. Teman yang dulu sering tidur bareng, karena urusan asmara bisa tiba-tiba menciptakan prahara. Semua "siklus-penemuan-dan-kehilangan" itu membuat gue semakin ngerasa hambar dalam hubungan.

Ya, gue takut kehilangan lagi. Itulah kenapa, gue malas untuk memiliki.

Mungkin itu terdengar menyedihkan, tapi ntah kenapa, gue nggak ngerasa sedih maupun kesepian. Kesendirian dan kesepian itu berbeda. Kesepian itu tidak selalu terjadi di saat sedang sendiri. Kesepian itu adalah di saat ada banyak orang di sekitar, namun tidak ada yang bisa mengerti. So, I've tried to understand myself.

Oke, itu curhatan gue hari ini. Lo yang lagi milih untuk sendiri, alasan lo apa? Dan lo yang udah sukses meninggalkan kesendirian, saran lo apa? Share di comment box ya! Semoga kita bisa saling membantu sesama. Ciao!

Beberapa Cara Untuk Jadi Pribadi Yang Menarik

Suatu pagi, Supri membawa seikat bunga untuk diberikan kepada Ningsih, cinta pertamanya sejak sama-sama belajar di TK Salero Bundo. Ningsih kini sudah tumbuh dewasa, tingginya 190cm, karena Ningsih suka memakai higheels sepanjang 25cm.

Supri sudah mencoba berulang kali menunjukan isi hatinya kepada Ningsih, namun bukan hanya ditolak, Ningsih malah tak pernah tahu bahwa Supri pernah tercipta di dunia. Kenapa? Karena Supri tak pernah berhasil untuk mengajak Ningsih bicara empat mata. Setiap dia berada di dekat Ningsih, nyalinya menghilang begitu saja. Supri selalu mendadak merasa seperti kehilangan semua tulang di tubuhnya.

Pagi itu, Supri sudah mengumpulkan semua keberaniannya untuk mengajak Ningsih bicara dengan berbekal seikat bunga. Dia sudah merancang rencana untuk berkenalan itu sejak 10 taun yang lalu. Dia ingin berkenalan dengan Ningsih, lalu memberikan seikat bunga yang dia bawa. Di dalam seikat bunga itu, Supri meletakan sebuah surat yang berisi segala kesan-kesan indahnya atas Ningsih sejak Supri bertemu Ningsih pertama kali. Supri percaya, kalo Ningsih membacanya, Ningsih akan langsung jatuh cinta.

Saat Supri melihat Ningsih memarkirkan motor Tossa roda tiganya di parkiran kampus, Supri bergegas untuk menghampiri Ningsih. Dengan keadaan tubuh gemetaran dan keringat dingin bercucuran.

"Ha-hai.." Supri menyapa Ningsih sambil merapihkan posisi kacamatanya.

"Hai juga.. Maaf, kamu siapa ya?" Ningsih membalas sapa Supri dengan ramah.

"Er.. Motor kamu bagus.." Supri mencoba berbasa-basi.

"Hehe.. Terima kasih. Ini dibeliin ayahku waktu aku berusia 3 tahun." Ningsih tersipu malu.

"Er.. Rodanya ada tiga ya.." Mendadak segala kata-kata yang disusun oleh Supri untuk berkenalan dengan Ningsih, pudar dari kepalanya karena gugup.

"Iya.. Biar kuat.. Hehe.. Kamu siapa sih?" Ningsih mulai merasa pembicaraan ini tidak berjalan dengan wajar.

"Hehe.. Motor kamu bagus." Isi kepala Supri semakin kacau.

"Iya.. Kan tadi kamu udah bilang.." Ekspresi ramah Ningsih berubah seketika menjadi jutek.

"Rodanya ada tiga, ya.." Supri mengucapkan kalimat ini sambil senyum dengan ekspresi sange. Supri melanjutkan, "Bak belakangnya juga keliatan kokoh."

"MAKSUD KAMU APA SIH?! NGEJEKIN?! DASAR ORANG NGGAK JELAS!" Setelah menyemprot Supri, Ningsih segera pergi meninggalkan Supri.

Hancur sudah kesan pertama yang sudah bertahun-tahun dirancang Supri agar bisa membuat Ningsih tertarik. Supri pun menyeduh seikat bunga yang dia bawa untuk dijadikan sarapan.

Mari kita lihat, kenapa setelah sekian tahun bertemu satu sama lain, Ningsih tidak bisa mengenali Supri? Kenapa setelah sekian tahun belajar di tempat yang sama, Supri tidak pernah dianggap ada oleh Ningsih?

Karena Supri bukanlah pribadi yang menarik di mata Ningsih.

Yap.. hari ini kita bakal bahas soal ini. Bagaimanakah agar kita jadi pribadi yang menarik di mata orang lain, agar kita bisa disukai, dirindukan, atau bahkan dipercaya oleh orang lain, versi gue. Apa aja caranya? Cekidot!

1. Perbaiki Penampilan
Mungkin ada pepatah bilang "Don't judge a book by its' cover", yang intinya ngajakin kita biar nggak menilai orang dari penampilannya aja. Pepatah itu mungkin benar, tapi siapa yang bisa jatuh cinta kepada kepribadian kita di saat baru pertama kali ketemunya? Kesan pertama bisa menentukan penilaian orang kepada kita loh. Kalo dari kesan pertama aja orang sudah males sama kita gara-gara kuku kita item, badan bau, dan bagian lengan baju berwarna kuning dan basah, gimana dia bakal bisa mengerti kepribadian kita?

Gue sih percaya, tampang yang pas-pasan itu pemberian Tuhan yang hampir mustahil buat diubah. Tapi tubuh beraroma wangi dan pakaian rapi, masih bisa diusahakan. So, kenapa tidak? Kalo kita udah males ngurusin tubuh, gimana orang bakal yakin kalo kita bisa ngurusin hidup?

Gue punya pengalaman mengenai penampilan. Dulu, gue selalu dandan dengan style hiphop, kaos merah, snapback merah, celana melorot kayak orang keabisan air buat cebok. Nah, dengan penampilan kayak gitu, setiap kali gue meeting dengan klien, mereka meragukan ide-ide yang gue sumbangkan untuk project mereka. Akhirnya, gue mencoba untuk mengubah dandanan gue dengan lebih formal.


Endingnya apa? Klien lebih percaya kalo gue adalah seorang profesional yang layak mereka andalkan. Yup. Setiap kali ada project baru, mereka ngundang gue buat ikut menyusun konsep. ;)

Padahal, mereka gak tau meski dandanan gue rapih, gue berangkat meeting juga masih naik bajaj. :p


Foto selfie di Bajaj bukanlah hal yang mudah.

2. Percaya Diri
Sebelum orang lain bisa percaya sama kita, kita sendiri harus percaya sama diri sendiri. Setiap keraguan dalam diri, bisa terpancar di luar tubuh kita. Yang efeknya akan membuat orang lain juga meragukan kita. Contohnya si Supri di cerita di atas. Sekian tahun dia gagal mendekati Ningsih karena dia selalu ragu, dia selalu berpikir ada yang kurang di dirinya, sehingga dia selalu menunda dan menunda untuk mengajak Ningsih kenalan.

Gue kasih tau ya, nggak ada satu orang pun di bumi ini yang bisa bener-bener jujur pada diri kita, kecuali kita sendiri. Nggak ada satu orang pun di dunia ini yang bener-bener sayang sama kita, kecuali diri kita sendiri. Nggak ada satupun orang di dunia ini yang bener-bener nyadar betapa berharganya kita, selain diri kita sendiri. So, being confident is a must. Kalo bukan kita sendiri yang menghargai diri sendiri, siapa lagi?

Perlu dicatat, percaya diri sih boleh, tapi nggak boleh kepedean juga. Karena nanti jatuhnya malah jadi orang yang sok asik di mata orang. Tetap mencoba untuk humble ya! Tapi sederhana nggak selalu berarti rendah diri. Bedakan kesederhanaan dengan keminderan.

3. Ramah
Menjadi orang yang murah senyum sebenernya bukan hal yang susah. Mengucapkan terima kasih setelah dibantu orang, mengucapkan kata "tolong" setiap kali perlu bantuan orang, bukan juga hal yang susah. Tapi banyak orang yang mungkin melupakan detail-detail itu. Padahal, meski itu perbuatan-perbuatan kecil, tapi bisa memberikan perbedaan besar atas penilaian orang lain kepada kita. Kalo gue sih selalu menanamkan kepada diri sendiri pola pikir kayak gini:

"I don't wanna' be a reason for anyone to have a bad day."

Menjadi orang ramah itu menjauhkan kita dari gossip atau pembicaraan buruk. Karena keramahan menciptakan rasa segan di kepala orang. Sedangkan kejutekan menanamkan kebencian di hati orang. Pilih mana?

Menyapa orang yang ditemui, adalah salah satu cara yang mudah untuk terlihat ramah.

Tapi Al, masa' aku harus nyapa duluan?

Menyapa orang adalah contoh perbuatan yang baik. Kenapa harus gengsi untuk berbuat baik duluan?

4. Open-minded
Selalu mencoba untuk menerima pendapat orang, mencoba untuk mengerti keadaan orang lain sebelum men-judge mereka, adalah beberapa contoh tindakan orang yang open-minded.

Tidak ada satupun manusia di dunia yang suka dijudge oleh sesamanya. Apalagi dijudge oleh orang yang mereka anggap tidak mengerti tentang kehidupan mereka. Itulah kenapa, menjadi orang open-minded akan cenderung lebih disukai oleh orang lain dibandingkan orang yang mudah menyimpulkan kehidupan orang lain secara dangkal.

Contoh:
Ada temen minjem duit.

Respon tukang judge: Iya, gue pinjemin. Udah gede masih suka ngutang, pasti suka foya-foya! Suka ngelem lo ya?!

Respon orang open-minded: Ada masalah apa ya? Gue bakal bantu duit dan siapa tau gue juga bisa bantu ngatasin masalah lo.

Nah, dari respon di atas, mana yang lebih enak didengar?

5. Cerdas
Kecerdasan itu mungkin saja didapat dari bakat, namun tak sedikit juga orang yang cerdas karena mereka memang mau tekun belajar. So, nggak ada alasan buat kita untuk menolak jadi orang cerdas.

Kenapa untuk jadi pribadi yang menarik, kita harus cerdas?

Karena orang akan menerima kita dari cara kita berkomunikasi. Dengan kecerdasan yang kita miliki, kita akan mampu menyeimbangi topik obrolan apa aja yang mereka bicarakan. So, semakin cerdas, kita akan semakin nyambung untuk ngobrol dengan banyak jenis kalangan. Sehingga, kita akan makin memperluas pergaulan. Bukankah orang yang memiliki pergaulan yang luas itu adalah contoh pribadi yang menarik? ;)

6. Dermawan
Dermawan di sini bukan hanya tentang uang atau harta kok. Gue pengin menekankan kepada kalian untuk menjadi orang yang dermawan dalam segala bidang agar kalian bisa jadi pribadi yang menarik dan bisa diandalkan. Contohnya?

Dermawan soal ilmu: Mau berbagi ilmu, mau berbagi pengetahuan, mau berbagi pengalaman.

Dermawan soal telinga: Mau mendengarkan keluh kesah orang, mau meminjamkan pundak bagi yang membutuhkan.

Dermawan soal Doa: Mau mendoakan orang yang kesusahan, maupun mendoakan mereka yang lupa kepada Tuhan.

Dermawan soal rezeki: Mau berbagi rezeki kepada yang membutuhkan.

Kenapa Dermawan bisa membuat kita menjadi pribadi yang menarik?

Contoh simpelnya gini:
A. Lo ketemu orang di lampu merah saat panas terik, terus dia ngajak salaman dan ngasih tau namanya.

B. Lo ketemu orang di lampu merah saat panas terik, dia ngasih lo minuman dingin, senyum, terus dia ngasih tau namanya dan bilang "Semoga harimu menyenangkan!".

Tipe orang mana yang bakal lebih lo inget nama mau pun mukanya? Tentu tipe orang yang B, karena dia dermawan, karena dia menarik perhatian. ;)

Nama, bisa terlupakan begitu saja. Namun jasa, nggak bakal mudah dilupakan meski sampai tua.

7. Jujur
Ini point paling penting dari semua point-point di atas. Semua point di atas bisa hancur nilai plus-nya kalo kita nggak punya sifat jujur. Sifat jujur kayak gimana? Gue yakin kalian paham. ;) 

Okay.. This is the end of this topic. Kalo kalian ada tambahan berdasarkan pengalaman kalian, atau kalo kalian ada pertanyaan, silakan tuliskan di comment box di bawah ini ya! Terima kasih sudah menyisihkan waktu, tenaga, dan biaya kalian untuk membaca postingan ini. Semoga tulisan gue ini berguna.

Selamat berpuasa bagi yang menjalankan, dan selamat menikmati hari libur, kawan-kawan.

Cara Orang-orang Menikmati Piala Dunia

Gue lumayan ngikutin pertandingan-pertandingan sepak bola di Liga Spanyol. Apalagi kalo pas Barcelona bertanding melawan Real Madrid. Itulah kenapa di event piala dunia kali ini, gue ngejagoin Timnas Inggris.

Nah, kebetulan taun ini adalah ke tiga kalinya gue menikmati piala dunia sepanjang gue kuliah. Udah.. Nggak usah diitung gue kuliah berapa lama. Ntah kenapa ada kebanggaan tersendiri menyembul di dada gue. Oke, mari kita bahas lebih lanjut mengenai Piala Dunia ini. Gue lagi nebak-nebak beberapa cara orang buat menikmati piala dunia, berdasarkan pengalaman gue.

Main Playstation
Loh? Apa hubungannya main Playstation sama Piala Dunia? Gue sih tiap abis nonton bola, selalu main PS, tepatnya main game FIFA. Buat apa? Buat balas dendam kalo tim andalan gue kalah. Gue bakal mainin ulang pertandingan yang abis gue tonton, dengan skill lawan "Super-Duper-Very-Easy-Newbie". YEAH!!

Yap.. Intinya sih, sedia payung sebelum hujan. Sedia pelampiasan sebelum menghadapi kekalahan. Mihihihi.. :p

Beli Atribut Tim Favorit
Gue sendiri seumur-umur belum pernah beli jersey club favorit. Soalnya, badan gue nggak cocok buat make pakean sporty. Tiap gue maksain buat make pakean kayak gitu, tampang gue malah kayak atlet overdosis obat doping.

Tapi, di ajang piala dunia ini, gue sengaja pesan kaos Timnas Inggris ukuran XS, biar badan gue keliatan berisi.

Tapi sayang.. Jersey ini cuma bisa dipake seminggu. Timnas Inggris udah pulang kampung duluan.

Selain jersey, ada beberapa atribut yang wajib dibeli, seperti poster timnas, poster pemain favorit, album official soundtrack world cup, sampai crayon buat nyoret-nyoret muka pake warna bendera timnas andalan pas nobar.

Mengupdate semua app socmed
Agar orang-orang tau lo mengandalkan tim apa, sudah sewajarnya kalo lo ngeupdate profile social media lo dengan gambar-gambar timnas yang lo dukung. Bisa lo taroh di profile picture, status update, atau banner di profile page. Kalo biasanya di bio twitter isinya ID twitter pacar, mumpung musim piala dunia, bio twitter diisi emoticon bendera timnas andalan aja.

Kalo nggak punya social media, ya udah.. Tunjukan dukungan lo dengan memasang bendera timnas andalan lo di depan rumah. Berdoa aja, kalo pak lurah ngeliat, elo nggak dideportasi.

Tarohan
Oke.. Bukannya ngajarin yang jelek-jelek ya. Maksudnya tarohan di sini, gue bakal bahas tarohan yang positif. Yang bukan tarohan duit. Soalnya, kalo udah tarohan, biasanya nonton pertandingannya bakal menegangkan.

Tarohan yang bikin menegangkan tapi nggak pake duit, apa dong?

Bisa dengan tarohan pake hal-hal sepele, misal: Yang kalah mijitin yang menang selama sebulan non-stop. Atau, yang kalah, bakar ijazah. Kebayang nggak tuh, deg-degannya kayak apa?

Nobar
Gak peduli betapa serunya pertandingan yang ditonton, kalo nonton sendirian, pastinya nggak bakal berkesan. Simpelnya gini, kalo nonton rame-rame, sebelum pertandingan kita bisa saling mengunggulkan tim kita di depan teman-teman. Terus pas tim kita menang, kita bisa salto di depan teman, atau menari saman untuk merayakan.

Nah, kalo nonton sendirian? Paling cuma sibuk komentar di social media & nggak banyak gaya di dunia nyata. Pedih.

Tapi tenang, kalo lo bingung mau nonton di mana, gue bakal nginfoin kalo ada penawaran menyenangkan dari McDonalds. Jadi, McDonalds bakal nyiapin tempat nonton bareng piala dunia di semua cabangnya di kota lo. Terus, biar makin seru, McDonalds juga nyediain menu promo untuk piala dunia:

McDonald's GOL


Ngaku jago bola? Jawab tantangan memasukkan bola ke dalam gawang dengan trik khusus. Bantu Indonesia meraih skor tertinggi ya! Lebih seru dengan kemasan French Fries edisi khusus World Cup. Download lewat browser dari Android atau iPhone-mu: www.gol.mcd.com

McSpicy Peri-Peri Deluxe Combo


McSpicy Peri-Peri Deluxe ini isinya ayam tanpa tulang yang pedas yang menyatu dengan kelezatan keju, tomat, selada dan saus peri-peri spesial. Dilengkapi dengan shaker Fries pilihan (Brazilian Salsa/Roasted Beef) dan Guava/Raspberry Fizz. Mak nyusss!!

McDonald's Exclusive Soccer Ball
McDonald’s bakal ngasih 1 buah bola ekslusif McDonald's setiap pembelian Rp. 200ribu dengan kartu kredit Citibank. Atau cukup dengan Rp. 50.000,- (belum termasuk pajak) disertai pembelian paket hemat atau PaNas 2. Tuh.. Asik kan, kelar nobar, pulang bawa bola.

Untuk menu-menu seru lain, lo bisa cari-cari infonya di: SINI.

So, ini beberapa cara orang yang gue tau buat menikmati piala dunia. Cara lo menikmati piala dunia, gimana? Share di comment box ya! :D